Mengadopsi Bibliotherapy Untuk Anak Kita

Dear Ayah & Bunda.

Mau menasehati anak-anak tapi khawatir mereka enggan menyimak?

Boleh dicoba teknik yang satu ini: BIBLIOTHERAPY, menyediakam/membacakan berbagai buku cerita yang memuat pesan-pesan yang ingin kita sampaikan. Hal ini bertujuan agar anak-anak tidak merasa sedang digurui apalagi divonis ini-itu yang biasanya berujung pd sikap defensif lalu menolak semua nasehat orang tua.



Dengan membacakan berbagai buku cerita, anak-anak berada dalam kondisi rileks, yang memungkinkan otak bawah sadar mereka menerima sepenuhnya informasi yang disampaikan (yang dalam hal ini termasuk hikmah dan pesan moral cerita).

Semisal:

» Mau menasehati anak agar rajin dan suka belajar, ceritakan kisah nabi Idris yang sangat suka belajar karena kecintaannya pada ilmu, sehingga beliau menguasai berbagai bidang keilmuan & menciptakan berbagai temuan inovatif di jamannya. 

» Agar anak mengagumi Allah dan makin dekat pada-Nya, ceritakan berbagai kisah memukau dari hewan-hewan ciptaan Allah yang terdapat di Al quran.

» Agar anak berakhlak baik, ceritakan sosok ayah bijaksana yang kisahnya diabadikan Allah di Al Quran, yaitu Luqman. Lima pesan Luqman pada anaknya sesungguhnya sudah sangat mewakili apa yang ingin dinasehatkan para orang tua pada anaknya.

» Ingin anak usia dini belajar mandiri, berempati dan kenal agamanya? Atau ingin anak berani ke dokter, nggak susah makan, bahkan suka sholat & puasa? Gak perlu berlakukan sistem "reward -punishment" yg menurut pakar parenting kurang baik, ya. 

Cukup Carikan buku yang menceritakan kehidupan keseharian anak sholeh dan sholehah, ceritakan pada anak, agar mereka (setidaknya) meniru dulu (karena basic-skill anak usia dini adalah meniru), hingga pelan-pelan mereka paham akan apa-apa yang ditirunya itu.

- Ingin memerangi rasa takut anak SD kita pd pelajaran science & technology? Gandeng buku-buku pelajaran sekolah mereka dengan ragam komik science yang menampilkan sisi lain dari pola belajar, yaitu lewat cerita. Ingat dong, lebih mudah mana; menghapal dan memahami lirik lagu atau menghapal UU? Hehe, terbukti kan bahwa packaging materi mempengaruhi keberhasilan penerimaan & pemahaman  anak.

Itulah sebagian contoh penerapan teknik bibliotherapy yg bisa  kita praktekkan pada anak-anak kita. Menasehati..kini jadi lebih menyenangkan untuk orang tua juga untuk ana.

Selamat mencoba!
Salam Cinta buku,
=Umama=


Text Courtesy of Umama Umi
Photo Courtesy of Tim Ratih Wulansari

Komentar

  1. ternyata jadi orang tua memang berat ya, tidak sekedar memberi makan

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hafiz & Hafizah Talking Doll Edisi Baru :) (Cash Ready)